Kalau kamu lagi nge-pack buat liburan musim semi atau musim dingin, Android Police baru saja ngasih peringatan: Galaxy S26 Ultra bukan lagi flagship yang bisa kamu seret kemana-mana tanpa mikir. Di artikel "You Should Think Twice Before Bringing the S26 Ultra on Your Vacation" (3 April 2026), mereka bilang S26 Ultra mulai temu masalah saat ketemu cuaca ekstrem: handphone bisa tiba-tiba baca kelembapan tinggi, kamera berembun, sensor fingerprint nge-lag, dan layar suka klimaks sendiri karena kondisi software yang memblokir fitur demi proteksi.

Masalah yang bikin was-was

1. Kondensasi dan kamera fogging – sensor yang lekat di kaca dan modul kamera bisa kepenuhi uap air kalau kamu pindah dari AC ke cuaca dingin atau sebaliknya. Itu bikin kamera mati, fokus ngaco, atau memaksa sistem matikan pemotretan sampai suhu stabil.
2. Perlindungan suhu berlebihan – device kerap ngunci kinerja CPU/GPU Tanpa warning karena mengira sedang overheat. Di liburan yang medan jalanannya kayak gunung atau pantai dingin, S26 Ultra lebih milih nge-throttle daripada ngasih performa yang kamu pengin untuk foto/foto malam.
3. Sensor dan layar yang nge-dip – beberapa user lapor bahwa fingerprint terasa lemot dan layar kadang enggak nangkep sentuhan kalau suhu turun drastis. Handle-nya terus kesal karena notifikasi "kondisi lingkungan tidak stabil" muncul terus dan ngurangin kemampuan buat ngangkat telepon atau ambil foto.

Kenapa kamu mesti mikir ulang

Kalau tetap bawa, lakukan ini

Kalau S26 Ultra memang masih jadi daily driver, pertimbangkan juga juggling dengan Pixel atau Galaxy lama yang lebih terbukti stabil di humid/low-temp. Singkatnya: liburan boleh naik kelas, tapi hape juga harus diajak santai.

Sumber: Android Police (3 April 2026).