Berita 6 menit baca

Samsung News Tutup 21 Desember 2026, Ini yang Berhenti dan Penggantinya

Kabar kurang enak datang buat kamu yang terbiasa membuka berita dari panel kiri HP Galaxy. Samsung News dikabarkan akan berhenti beroperasi pada 21 Desember 2026 pukul 00:00 UTC, menurut

Ilustrasi HP dengan umpan berita Samsung News bergaya clay
ilustrasi hp dengan umpan berita generik bergaya clay (cr: android.web.id)

Kabar kurang enak datang buat kamu yang terbiasa membuka berita dari panel kiri HP Galaxy. Samsung News dikabarkan akan berhenti beroperasi pada 21 Desember 2026 pukul 00:00 UTC, menurut pemberitahuan di dalam aplikasi yang beredar akhir Oktober lalu. Buat sebagian pengguna, kabar ini mungkin terasa sepele. Tapi buat kamu yang sudah nyaman dengan tampilannya yang simpel dan mengatur topik favorit selama bertahun-tahun, penutupan ini jelas mengubah rutinitas harian.

Sebelum panik, ada satu hal penting yang perlu diluruskan. Sampai saat ini, konfirmasi resmi yang beredar baru mencakup India dan Korea Selatan. Penutupan di negara lain, termasuk Indonesia, belum dikonfirmasi secara resmi oleh Samsung, meski sejumlah laporan menilai penutupan yang lebih luas kemungkinan besar akan terjadi.

Kabar Penutupan Samsung News

Pemberitahuan soal penutupan Samsung News ini pertama kali terlihat pada 26 Oktober 2026 di dalam aplikasi. Tiga hari kemudian, pada 29 Oktober 2026, kabar tersebut ramai diberitakan oleh SamMobile dan PhoneArena. Dalam pemberitahuan itu, Samsung menyatakan layanan berita bawaannya akan berhenti pada 21 Desember 2026 pukul 00:00 UTC.

Yang menarik, Samsung tidak menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Tidak ada penjelasan soal strategi atau jumlah pengguna di dalam pemberitahuan tersebut, hanya tanggal berhentinya layanan, bagian mana saja yang terdampak, dan saran soal apa yang bisa dilakukan pengguna.

Penting membedakan laporan media dan pernyataan resmi: SamMobile menilai penutupan global kemungkinan besar akan terjadi, tapi itu belum sama dengan pengumuman resmi Samsung untuk semua negara. Kalau kamu tinggal di luar India dan Korea Selatan, anggap kabar ini sebagai peringatan dini.

Apa yang Berhenti di Samsung News

Penutupan Samsung News bukan sekadar aplikasinya hilang dari daftar aplikasi. Ada tiga bagian yang berhenti sekaligus, dan ketiganya berkaitan dengan cara kamu mengakses berita sehari-hari di HP Galaxy.

Pertama, aplikasinya sendiri berhenti beroperasi. Setelah tanggal penutupan, kamu tidak lagi bisa membuka dan membaca berita lewat aplikasi tersebut. Kedua, widget berhenti menerima pembaruan konten. Artinya, kartu berita yang biasa kamu lihat di home screen tidak akan lagi menampilkan berita baru. Samsung menyarankan pengguna menghapus widget itu dari home screen setelah layanan berhenti.

Ketiga, halaman media di panel paling kiri home screen ikut berhenti. Buat banyak pengguna Galaxy, panel ini adalah jalan pintas paling cepat untuk mengecek berita: geser sekali ke kiri dari home screen, berita langsung tampil. Setelah penutupan, halaman itu tidak lagi menyajikan konten dari layanan tersebut.

Data dan Personalisasi Ikut Dihapus

Selain layanannya yang berhenti, Samsung juga menyampaikan bahwa data, profil, dan personalisasi pengguna akan dihapus setelah penutupan. Personalisasi di sini mencakup hal-hal seperti topik yang kamu ikuti, preferensi bacaan, dan pengaturan yang membuat rekomendasi berita terasa cocok dengan selera kamu. Begitu layanan ditutup, semua itu tidak lagi tersimpan.

Ada satu pengecualian, yaitu kewajiban retensi hukum lokal: sebagian data bisa tetap disimpan lebih lama kalau hukum setempat mengharuskan demikian. Di luar itu, data pengguna tidak dipertahankan sebagai arsip yang bisa dibuka kembali.

Buat kamu, kabar ini punya pesan praktis. Kalau ada sumber berita, kanal, atau topik yang selama ini hanya kamu ikuti lewat aplikasi tersebut, catat dari sekarang. Jangan menunggu sampai Desember, karena begitu layanan berhenti, daftar favorit itu bisa hilang begitu saja.

Perjalanan Panjang Samsung News

Layanan ini sebenarnya bukan pendatang baru. Akarnya bisa ditelusuri sampai ke Bixby Home yang hadir pada 2017, sebuah panel yang menampilkan informasi sekilas seperti cuaca, pengingat, dan berita. Pada 2019, panel itu berubah nama menjadi Samsung Daily, lalu pada 2020 berganti lagi menjadi Samsung Free.

Nama Samsung News sendiri baru dipakai pada April 2023, ketika Samsung merapikan layanan beritanya menjadi satu aplikasi khusus berita. Sejak itu, aplikasi ini menjadi tempat terpusat membaca berita dari berbagai penerbit, dengan personalisasi berdasarkan minat pengguna. Berbeda dari pergantian nama sebelumnya, kali ini layanannya benar-benar berhenti, tanpa nama baru yang diumumkan sebagai penerus langsung.

Pengganti Samsung News: Google Discover

Jawaban paling masuk akal sebagai pengganti Samsung News adalah Google Discover. Layanan ini sudah tersedia di HP Galaxy, dan selama ini menjadi salah satu opsi umpan berita yang bisa kamu pilih. Discover menampilkan rekomendasi berita berdasarkan minat dan aktivitas kamu di layanan Google, dengan tampilan kartu yang mirip dan sama mudahnya dijelajahi.

Ada kemungkinan Discover menjadi bawaan panel kiri setelah layanan Samsung berhenti, mengingat posisinya yang sudah kuat di ekosistem Android. Namun, perlu dicatat, hal ini masih berupa kemungkinan, bukan pengumuman resmi Samsung. Yang pasti, kamu tidak perlu menunggu pengumuman itu untuk mulai mencoba Discover. Kamu bisa mengaktifkannya dari sekarang, mengatur topik yang kamu minati, dan membiasakan diri dengan tampilannya sebelum Desember tiba.

Kalau kamu gemar mengikuti kabar pembaruan sistem, seperti One UI 9 yang mulai rilis untuk HP Samsung Galaxy seri A dan M, perpindahan ke Discover seharusnya tidak terasa asing.

Tidak semua HP Galaxy mendapat perlakuan yang sama soal dukungan jangka panjang. Contohnya, Galaxy S22 yang tidak kebagian Android 17 menunjukkan bahwa perangkat yang lebih lama bisa saja tertinggal dari pembaruan besar. Pelajaran yang sama berlaku di sini: jangan berasumsi semua perangkat akan menampilkan opsi pengganti dengan cara yang persis sama. Cek pengaturan panel kiri dan opsi umpan berita di HP kamu masing-masing.

Yang Perlu Kamu Lakukan Sebelum 21 Desember

Langkah pertama, buka aplikasinya dan periksa apakah ada pemberitahuan penutupan di HP kamu. Kalau ada, baca baik-baik tanggal dan detailnya, karena itulah sumber paling akurat untuk wilayah kamu. Kalau belum ada, bukan berarti kamu aman sepenuhnya, tapi setidaknya belum ada pengumuman yang menyasar perangkat kamu.

Langkah kedua, selamatkan daftar bacaan kamu. Catat situs berita, kanal, dan topik favorit yang selama ini kamu ikuti, lalu ikuti kembali di Google Discover atau aplikasi berita lain yang kamu percaya.

Langkah ketiga, rapikan home screen kamu. Setelah tanggal penutupan, hapus widget yang sudah tidak diperbarui lagi, sesuai saran Samsung, dan atur panel kiri ke opsi yang kamu pilih. Kalau kamu lebih nyaman membaca di layar yang lebih besar, mungkin ini juga saat yang tepat untuk mempertimbangkan tablet Android terbaik sebagai perangkat baca kedua, supaya pengalaman membaca kamu tetap nyaman.

Penutup: Jangan Panik, Tapi Jangan Menunda

Penutupan Samsung News memang bukan kabar yang menyenangkan, apalagi buat pengguna setia yang sudah bertahun-tahun mengandalkannya. Tapi kabar ini juga bukan akhir dari cara kamu membaca berita di HP Galaxy. Google Discover sudah siap dipakai, dan masa transisi sampai 21 Desember 2026 memberi kamu waktu yang cukup untuk pindah tanpa tergesa-gesa.

Yang paling penting, bersikap realistis soal status kabar ini: konfirmasi resmi baru mencakup India dan Korea Selatan, penutupan yang lebih luas masih berupa kemungkinan menurut laporan media, dan Samsung belum memberi alasan penutupan. Pantau pemberitahuan di HP kamu dan siapkan penggantinya dari sekarang, supaya saat Desember tiba, rutinitas membaca berita kamu tetap jalan.

Penulis

Redaksi android.web.id, tim yang menulis berita, tutorial, dan ulasan Android berbahasa Indonesia, dari panduan praktis sampai tips memaksimalkan HP kamu.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.

Tinggalkan Komentar

Email kamu tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.